Kurang lebih 4 tahun dunia ini sudah saya geluti, sebuah dunia yang dulu sempat menjadi satu dari sekian lahan yang saya harapkan menjadi pijakan dalam menjemput rizqiNYA. Yang menjadi menarik bagi saya, karena dunia ini sangat dinamis. Semakin hari, semakin berkembang baik ilmu maupun tehnologi yang digunakannya. Dinamika perkembangan pun terjadi diantara agency, ada yang tumbuh subur, bahkan tidak sedikit yang hidupnya mengap-mengap, dan akhirnya gulung tikar.
Iklan dan pernak-perniknya setidaknya menjadi bagian yang teramat penting dari proses pemasaran product atau jasa. Iklan bagian dari promosi, promosi sendiri adalah satu P dari 3 P lainnya yang menjadi bagian bauaran pemasaran, atau menurut orang marketing bilang Marketing Mix, yaitu Product, Price, Place dan Promosi. Kalau nggak salah malah teori terakhir pemasaran, 4P sudah bertambah menjadi 7P.
Setidaknya ada 2 hal yang menjadi kunci yang menjadi penunjang keberhasilan iklan sebuah product, Strategy kreatif dan strategi media, walaupun tidak menampikkan kunci lainnya, apalagi kalau cakupannya diperluas menjadi keberhasilan sebuah product diterima oleh khalayak atau tidak, disini akan banyak faktor.
Copywriter, Art director dan Creative Director adalah 3 dari sekian awak yang berada dibelakang proses kreatif . Mereka yang mencari ide, memoles ide tersebut dan dibumbui oleh kata-kata pemanis buatan sehingga menjadi sebuah karya audio/visual yang benar-benar menarik, stand out, eye cathcing, karya yang bisa benar-benar menyerang memori khalayak yang dituju dan bisa menempati memori tersebut dalam waktu lama. Selain harus menarik, ide kreatif ini juga haruslah bisa menjual, membawa pesan-pesan yang harus disampaikan tentang product yang diiklankan. Sehingga setidaknya khalayak menjadi tahu alasan apa yang membawa dia menjadi pembeli product tersebut.
Hasil ide kreative yang bagus dan menarik akan menjadi sia-sia kalau tidak ditunjang oleh strategi media yang bagus. Media juga dibutuhkan ide-ide kreative agar iklan tersebut memiliki peluang besar untuk dilihat oleh khalayak, sehingga belakangan muncul istilah kreative media. Bahkan media ini harus berpikir sedikitnya setahun kedepan, iklannya harus muncul dimana saja, kapan saja, biasanya disesuaikan dengan moment-moment yang memang pas untuk targetnya.
Ya..begitulah sekelumit tentang dunia iklan, saya sendiri ntah apa akan bertahan lama berkecimpung di dunia ini. Keinginan meninggalkan lahan ini seakan-akan terus saja menghantui, dunia wirausaha mungkin akan saya geluti nantinya, Hopefully.
Iklan dan dunianya sepertinya tidak akan lepas dari sisi-sisi kehidupan kita. Bahkan secara sadar ataupun tidak, sebenarnya kita sedang mengiklankan diri sendiri, membentuk opini dan persepsi diri kita dihadapan orang-orang lingkungan baik tempat tinggal maupun tempat kerja, jadi pintar-pintar anda bikin persepsi mau jadi orang baik atau mau sebaliknya, semuanya ada pilihannya.
Yang paling penting adalah sudahkah kita memoles diri, memperindah persepsi agar mereka para penghuni langit dan Sang Khalayak Agung itu mau sebentar saja memalingkan pandanganNYA ke kita. Setidaknya untuk berusaha mengiklankan diri kita dihadapanNYA, menunjukkan kelebihan-kelebihan amal kita, menunjukkan bahwa kita memang pantas untuk dipilih menjadi satu dari kesekian penghuni surgaNYA.
No comments:
Post a Comment