“Harusnya masuk MURI nih (Musium Rekor Pribadi–hehe)..” Hatiku sontak girang bukan kepalang. Apa pasal..?? kemarin iseng-iseng aku coba timbang berat badan, pake timbangannya teman (merknya Ikea lho J hehe nggak penting banget gitu). Lalu apa yang terjadi..?, surprise..kaget banget, ternyata berat badanku naek man…nggak tanggung-tanggung naeknya sekitar 6Kg gitu deh, alias 58 Kg, ini rekor tertinggi seumur hidupku. Makanya layak masuk MURI :-) . Nggak percaya..? nih aku kasih bukti
Terakhir aku menimbang berat badan sekitar awal tahun 2006 ini dan jarumnya ada di kisaran angka 52-53 Kg. Angka ini yang selalu stabil nggak pernah naik, turun iyah.
…….
Tempo hari ketika aku kena sakit tenggorokan, aku pernah iseng-iseng nanya ke dokter.
M : “Dok…berat badan saya kok kayaknya istiqomah (pendirian kaleee…) ?” tanyaku ke dokter yang sedang menuliskan resep untukku.
D : “Istiqomah bagaimana…?” Agak sedikit mengernyitkan dahi Dokter balik bertanya
M : “Ngggg…maksud saya, berat badan saya ini kok selalu stabil, nggak pernah naek, padahal jauh dari berat ideal..gitu loh Dok…!” Jawabku
D : “Kamu sudah menikah…?” Dokter malah balik bertanya
M : “Huuuh apa hubungannya sih..? kok ditanya menikah segala..?” gerutuku dalam hati
M : “Belum Dok…” Jawabku
D : “Menikah dulu aja… berat badan kamu insya Allah pasti naek..” jelas dokter sambil mengulum senyum manisnya (Dokternya manis…hehe)
D : “Kalau kamu sudah menikah, tapi berat badan kamu masih seperti sekarang, kamu baru konsultasi ke dokter..” tambahnya.
M : “Hmmm…ooh gitu yah Dok…jadi pengen nikah hehe” celetukku.
……...
Masuk akal sih, bagaimana nggak naik kalau dikasih minum susu dan makan daging setiap hari (J hehehe). Sebenarnya pangkal dari semuanya menurutku bertolak dari kondisi psikis seseorang. Makan selezat apapun, minum seenak apapun, kalau perasaan, pikiran, kondisi psikis terganggu jadi malah nggak nikmat. (tul nggak..?). Sebaliknya, walau makan nya pas-pasan, ikan asin sambal lalap, asal sehat jiwa raga, enak tidur enak makan.
Naah, dengan menikah, insya Allah bisa menjadikan hati tentram, jiwa tenang, enak makan juga enak tidur (yang ini pasti hehehe), tidak resah gelisah, gundah gulanah (seperti yang kurasakan sekarang nih). Allah sendiri yang menjamin keadaan seperti itu.
“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan Allah adalah Dia menciptakan istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya” (Ar Rum : 21)
Jadi menikah menjadi stimulus tercapainya ketenangan dan ketentraman antara suami dan isteri serta tercapainya kedamaian jiwa.
Jadi bagi anda yang mengalami berat badan kurang ideal dan belum menikah (kurang lho, bukan melebihi), sebaiknya ikuti saran Dokter diatas, segera menikah.
Terus kalau yang udah menikah tapi tetep masih kurus …? Yaa menikah lagi hahaha.
Piss ah
6 comments:
Heuheuheu...Maman mah emang udah gak sabar mo nikah. Itu mah kena penyakit gatelll kali makanya beratnya gak naik2...=P -Vr-
Ini Kang Maman ya ? Salam euy !
salam kembali...btw ini teh saha..??
Iih Kang Maman mah mah sombong sekarang. Udah sukses ya...=)
Jadi kapan kita dapat undangan pernikahan niy kang ?? :D
Gw lagi binun Mbak, abis yang ini baik, yang itu bagus, jadi ribet juga yah kalo kebanyakan koleksi...
hehehe
Post a Comment